Ya, benar, beberapa merek forklift Jepang seperti Mitsubishi, Caterpillar, TCM, dan Nichiyu sudah diproduksi di bawah satu grup perusahaan atau melalui kemitraan. Seiring perkembangan industri alat berat, perusahaan-perusahaan ini melakukan konsolidasi dan aliansi strategis untuk memperkuat posisi pasar dan meningkatkan efisiensi produksi.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai hubungan beberapa brand tersebut:

1. Mitsubishi Forklift dan Caterpillar Forklift

  • Konsolidasi: Mitsubishi Forklift Trucks dan Caterpillar Forklifts sebenarnya diproduksi oleh perusahaan hasil joint venture antara Mitsubishi Heavy Industries dan Caterpillar Inc. yang dikenal sebagai Mitsubishi Caterpillar Forklift America Inc. (MCFA) di Amerika Utara.
  • Produksi Bersama: Forklift dari kedua merek ini sering kali berbagi teknologi dan platform yang sama karena diproduksi oleh pabrik yang sama atau melalui jaringan yang sama, terutama di pasar luar Jepang.

2. TCM Forklift

  • Akuisisi oleh Mitsubishi: Pada tahun 2012, Mitsubishi Heavy Industries mengakuisisi UniCarriers Corporation, perusahaan yang menaungi merek TCM. Dengan demikian, TCM Forklift sekarang berada di bawah manajemen grup Mitsubishi, dan beberapa produksinya juga dilakukan di pabrik yang sama dengan merek forklift Mitsubishi.

3. Nichiyu Forklift

  • Akuisisi oleh Mitsubishi Logisnext: Nichiyu (Nippon Yusoki Co., Ltd.) merupakan produsen forklift listrik terkenal di Jepang. Pada tahun 2013, Nichiyu bergabung dengan Mitsubishi Nichiyu Forklift Co., Ltd., yang sekarang menjadi bagian dari Mitsubishi Logisnext, perusahaan gabungan yang mengelola berbagai brand forklift di bawah naungan Mitsubishi.

4. Mitsubishi Logisnext

  • Merek di Bawah Mitsubishi Logisnext: Mitsubishi Logisnext merupakan hasil konsolidasi berbagai produsen forklift seperti Mitsubishi Forklift, Nichiyu, dan UniCarriers (yang juga termasuk TCM). Produksi beberapa merek forklift seperti Mitsubishi, TCM, dan Nichiyu dilakukan di fasilitas yang sama, sehingga memungkinkan penghematan biaya produksi dan inovasi teknologi.

Alasan Konsolidasi:

  • Efisiensi Operasional: Dengan menggabungkan produksi di satu pabrik atau di bawah satu grup perusahaan, biaya produksi dapat ditekan, sementara inovasi dan pengembangan teknologi dapat dibagi di antara berbagai brand.
  • Sinergi Teknologi: Forklift dari merek-merek ini sering berbagi komponen, teknologi, dan platform yang sama untuk meningkatkan kualitas dan mempercepat proses produksi.

Dengan adanya konsolidasi ini, meskipun forklift dari brand seperti Mitsubishi, Caterpillar, TCM, dan Nichiyu mungkin diproduksi di pabrik yang sama, masing-masing brand tetap mempertahankan identitas dan fitur khasnya, terutama dalam hal desain dan segmentasi pasar.